16 SEP 2015

ASEAN Young Socialpreneurs Program 2015: amalan Berpartisipasi Sebagai Juri Dalam Kompetisi Social Entrepreneurship

Yogyakarta, 16 September 2015 – Dua perwakilan amalan akan berpartisipasi sebagai juri dalam kompetisi ASEAN Young Socialpreneurs 2015, yang dihelat di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Arne Hartmann, pendiri dan CEO amalan, serta Jonathan Chang, perwakilan Singapore Management University yang juga merupakan Direktur Public Relations amalan, akan berperan sebagai juri dalam Grand Final Kompetisi Social Entrepreneurship pada 18-19 September 2015.
ASEAN Young Socialpreneurs Program 2015, merupakan acara tahunan yang digagas oleh Global Engagement Office Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Acara yang berlangsung selama satu pekan ini menandai final kompetisi business plan bagi para social entrepreneurs di seluruh negara ASEAN. Program ini bertujuan untuk membangun bisnis yang berkelanjutan, yang mampu mendukung perkembangan sosial dan ekonomi daerah.
ASEAN Young Socialpreneurs Program 2015Selama empat hari ke depan, kelompok-kelompok muda yang beranggotakan mahasiswa kewirausahaan ini tidak hanya akan berpartisipasi pada kompetisi saja, namun juga akan mengikut sejumlah workshop di bidang social entrepreneurship, kunjungan ke unit-unit usaha sosial, dan juga berpartisipasi dalam program kebudayaan. Global Engagement Office Universitas Gadjah Mada ingin memberikan kesempatan bagi para wirausahawan muda untuk saling berkompetisi, belajar dari satu sama lain, menjalin hubungan, serta menghasilkan ide-ide bisnis yang tidak hanya layak diimplementasikan, namun juga turut mendukung perkembangan masyarakat.
 “Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk bekerja sama dengan para dosen unggul, serta bersama-sama menilai presentasi dan rencana bisnis sosial ASEAN terbaik tahun ini,” ucap Arne Hartmann. Dengan pengalaman bekerja yang lebih dari satu dekade di bidang kewirausahaan, kewirausahaan sosial, investasi pertumbuhan, serta menjadi mentor para pemuda dari berbagai budaya. Baik Hartmann maupun Chang berharap agar dapat berkontribusi untuk membuat acara ini sukses bagi seluruh 20 tim finalis.
Tentang amalan
amalan international merupakan perusahaan jasa profesional berbasis teknologi pertama di Indonesia, yang menyediakan program manajemen utang. Program ini dirancang agar konsumen yang terlilit utang, memiliki kemampuan untuk mengendalikan keuangan mereka kembali. amalan indonesia membantu klien melalui program manajemen utang, yang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan yang berbeda bagi setiap klien. Program ini merupakan kombinasi dari edukasi mengenai berbagai peluang untuk meningkatkan pendapatan dan menekan pengeluaran, serta melakukan proses negosiasi terhadap persyaratan utang bank yang ada hingga mencapai jumlah pembayaran yang sesuai dengan kemampuan. Kantor pusat amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 oleh tim pendiri yang memiliki pengalaman kolektif di bidang keuangan termasuk penyelesaian utang selama lebih dari dua dekade. amalan menjadikan Indonesia sebagai pusat operasi sekaligus merupakan cetak biru bagi rencana pengembangan perusahaan ke negara ASEAN lainnya. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).
Pada Mei 2018, amalan terpilih sebagai salah satu 30 start-up terbaik dalam program MaGIC. amalan terpilih sebagai salah satu social enterprise yang menjadikan inovasi sebagai fondasi untuk membangun bisnis yang berkelanjutan dalam menjawab sebuah isu sosial yang menjadi fenomena, yaitu masalah utang yang melanda sekitar 3 juta konsumen di Asia Tenggara.
Tentang Universitas Gadjah Mada
Universitas Gadjah Mada (secara internasional dikenal sebagai Gadjah Mada University ; singk.: UGM) adalah sebuah perguruan tinggi negeri ternama Indonesia, yang berlokasi di Yogyakarta, Indonesia. Universitas ini didirikan pada 19 Desember 1949. UGM merupakan perguruan tinggi tertua dan terbesar di Indonesia. Berlokasi di Yogyakarta, Indonesia, universitas yang memiliki total luas 360 Ha ini terdiri dari 18 fakultas, 68 program Sarjana, 23 program Diploma, 104 program Pascasarjana dan Sekolah Vokasi, dan 43 program Doktoral. Saat ini, UGM memiliki sekitar 55.000 mahasiswa, 1.187 mahasiswa asing, dan 2.500 anggota fakultas. Universitas Gadjah Mada dianggap sebagai universitas paling bergengsi di Indonesia.