4 Hal Ini Ampuh untuk Mengajarkan Anak Cara Mengelola Keuangan

Finley Susanto

Menjadi orang tua memang bukan suatu pekerjaan yang mudah, diperlukan kesabaran dan kecermatan, serta faktor-faktor lainnya. Salah satu tanggung jawab orang tua tentu saja dengan memberikan edukasi untuk anak, dan memberikan informasi dengan cara-cara yang lebih menarik. Namun tidak semua bisa berjalan lancar, ada kalanya Anda harus berhadapan dengan situasi yang tidak mengenakkan namun tetap harus jujur kepada anak. Salah satunya saat sedang terlilit utang, terkadang orang tua bingung apakah anak harus tahu bahwa keluarganya sedang terlilit utang.

Saat sedang terlilit utang, salah satu hal yang perlu dilakukan untuk menuju hidup bebas utang adalah dengan memangkas pengeluaran. Pada praktiknya, dalam memangkas pengeluaran tidak cukup hanya dilakukan oleh diri Anda sendiri, namun harus melibatkan seluruh anggota keluarga, termasuk anak Anda. Untuk mengajarkan cara menghemat bisa dimulai dengan mengajarkan anak cara mengelola keuangan. Ajarkan hal-hal mendasar tentang prinsip keuangan, simak poin-poin berikut untuk mengajarkan keuangan ke anak:  

Berikan Uang Jajan Bila Anak Melakukan Sesuatu yang Positif 
Saat ini sering rasanya kita lihat anak kecil dengan mudahnya meminta uang jajan kepada orang tuanya, danMengajarkan anak cara mengelola keuangan apabila tidak diberi maka hal pertama yang dilakukan adalah dengan menangis dan merengek. Agar hal serupa tidak terjadi, ada baiknya untuk membuat sistem uang jajan yang lebih baik. Buatlah jadwal reguler dalam memberikan uang jajan kepada anak Anda. Hindari untuk memberi uang jajan tambahan jika anak langsung menghabiskan uang tersebut untuk membeli hal-hal yang tidak perlu. Ajarkan anak bahwa mereka harus bijak dalam menggunakan uangnya, sebab uang tidak tumbuh di pohon, diperlukan kerja keras untuk mendapatkan uang apalagi untuk meminta uang tambahan. Jika merasa Anda ingin memberi uang tambahan, berikan saat anak sudah melakukan hal yang bersifat positif, misalnya saat sudah membantu orang lain, membantu saudaranya, atau hal positif lain (yang memang berguna untuk kebutuhan sekolahnya).

Ajarkan Pentingnya Menabung
Membiasakan anak untuk menabungSaat  mengajarkan anak cara mengelola keuangan, jangan lupa untuk menyertakan pentingnya menabung. Beri tahu bahwa jika mereka ingin membeli suatu barang yang cukup mahal, mereka tidak bisa langsung meminta, sehingga perlu menabung agar dapat membeli barang tersebut. Untuk mempraktikkan cara menabung, Anda dapat memulai dengan membelikan celengan untuk anak. Ajarkan untuk selalu menyisihkan uang ke dalam celengan terutama setelah berbelanja. Saat anak sudah memasukki umur yang lebih siap, bukakan rekening tabungan khusus anak yang biasanya menarik perhatian agar mereka lebih bersemangat dalam menabung. 

Tanamkan untuk Tidak Meminjam Uang kepada Teman 
Tidak lupa, dalam mengajarkan keuangan ke anak, Anda juga harus terus mengingatkan anak untuk jangan pernah meminjam uang kepada temannya. Sadar atau tidak, kebiasaan meminjam uang dengan teman bisa terbawa sampai dewasa. Jika tidak diajarkan sejak dini, bisa saja mereka menggampangkan uang dan merasa tidak perlu menabung, cukup meminjam uang. Sifat menggampangkan uang seperti ini bisa saja melekat saat dewasa dan menggampangkan pinjaman uang tanpa mempertimbangkan tanggung jawab.

Jadilah Role Model untuk Anak Anda
Pada dasarnya ketiga hal di atas tidak akan berguna jika Anda sendiri tidak menjadi role model yang baik untuk anak. Tidak dapat dipungkiri bahwa peran sebagai orang tua akan menuntut Anda sebagai figur utama yang dilihat anak mulai dari saat bangun tidur, sampai mereka kembali tidur di malam hari. Maka dari itu, tidak ada gunanya jika Anda mengajarkan teori dan mengajarkan keuangan ke anak jika dalam praktik sehari-hari Anda tidak melakukan hal serupa. Maka dari itu, tunjukkan bahwa Anda pun juga melakukan hal serupa, yakni menggunakan uang dengan lebih bijak, menabung, dan tidak meminjam uang tanpa tanggung jawab.

Proses dalam mengajarkan anak cara mengelola keuangan memang tidak dalam waktu semalam, dan tidak semata-mata bisa berhasil hanya dari mata pelajaran yang didapat anak dari sekolah. Tentu saja diperlukan kesabaran ekstra agar anak bisa mengerti pentingnya mengelola keuangan dengan baik. 

 

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

Daftar Sekarang