5 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Menerima THR

Posted on July 12, 2019

Siapa yang sudah menerima THR? Atau ada yang masih harus bersabar sampai beberapa minggu ke depan? Saat menerima THR kita sering tergoda untuk langsung menghabiskan pemasukan ekstra tersebut. Namun, jangan sampai salah mengambil langkah, agar THR tidak terlanjur habis dan tidak memiliki simpanan yang tersisa. Berikut adalah 5 hal yang harus dilakukan setelah menerima THR agar Anda tetap dapat menggunakan THR dengan bijak:

Memberikan ke Orangtua dan Para Pekerja di Rumah

Sebagai anak yang berbakti, tidak ada salahnya untuk menyisihkan THR agar dapat diberikan kepada orang tua. Meskipun nominal bukan menjadi masalah yang penting, setidaknya berikanlah THR kepada orang tua Anda. Tidak ketinggalan, anggarkanlah THR untuk para pekerja yang membantu Anda di rumah. Berikanlah THR yang cukup untuk asisten rumah tangga yang sering membantu Anda. 

Biaya Mudik

yang harus dilakukan setelah menerima thr adalah mengalokasikannya untuk biaya mudik.jpgSalah satu yang bisa dilakukan setelah menerima THR adalah dengan mengalokasikannya untuk biaya mudik. Biaya ini memang sebaiknya sudah dialokasikan dari beberapa bulan sebelumnya, agar harga tiket dan hotel saat mudik jauh lebih murah. Alokasi THR yang bisa Anda lakukan setiakdany untuk memenuhi biaya keperluan saat perjalanan mudik saja, misalnya biaya untuk makan saat perjalanan atau biaya tak terduga selama perjalanan saja. 

Zakat

yang harus dilakukan saat telah menerima thr adalah dengan memberi zakat.jpg

Jadikan momen Ramadan sebagai momen untuk saling berbagi. Salah satu cara menghabiskan THR yang bisa lakukan adalah dengan menyisihkan sebagian dari THR Anda untuk diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Jika bingung ingin menyumbangkan ke mana, Anda bisa memberikan ke orang-orang berkebutuhan yang sering Anda jumpai. Anda bisa membagikan THR misalnya ke tukang sapu di pinggir jalan tempat kantor Anda bekerja, tukang sampah yang bertugas di daerah rumah Anda, dsb. 

Salam Tempel

yang harus dilakukan saat telah menerima thr adalah dengan menyiapkan dana untuk salam tempel.jpgMeskipun bukan sebuah kewajiban, salam tempel sudah menjadi budaya yang cukup menempel. Biasanya THR yang berupa 'salam tempel' diberikan kepada sanak saudara yang berusia masih kecil. Jika Anda tetap masih ingin memberikan THR kepada sanak saudara, maka Anda bisa mengubah budaya ini dari ajang 'bagi-bagi uang' menjadi ajang kompetisi kecil-kecilan. Cara kreatif yang bisa dilakukan misalnya dengan mengadakan lomba menyanyi di antara para keponakan, ajak anggota keluarg (kakek/nenek) untuk menjadi jurinya. Siapa yang memenangkan lomba, barulah berhak mendapatkan THR dari Anda. Jadi selain menggeser definisi, Anda juga bisa sekaligus lebih hemat, bukan? (Baca juga: Memanfaatkan THR untuk Meraih Kemerdekaan Finansial)

Melunasi Utang yang Masih Berjalan

Jika Anda masih memiliki tagihan seperti kartu kredit atau cicilan KTA yang tertunggak dan belum sempat dilunasi, maka inilah saat yang tepat untuk mulai terbebas dari jeratan utang. Di bulan penuh pengampunan ini, bank biasanya memiliki banyak potongan-potongan menarik yang bisa Anda manfaatkan. Untuk utang kartu kredit dan KTA, Anda bisa mengikuti beberapa program keringanan dengan diskon spesial Ramadan. Manfaatkan THR yang Anda dapatkan untuk langsung melunasi utang, atau setidaknya untuk membayar DP atau beberapa angsuran pertama.

Beberapa program keringanan yang biasanya digunakan agar dapat terbebas dari utang misalnya:

  • Potongan Diskon dengan Satu Kali Bayar
    Jenis potongan ini dapat membantu Anda untuk terbebas dari utang dengan jauh lebih cepat, karena hanya perlu melakukan satu kali pembayaran. Jika dana THR Anda memiliki nominal yang cukup, maka tidak ada salahnya untuk langsung mengambil program ini. Sediakanlah setidaknya 50-70% dari total utang Anda, dan ikuti program keringanan ini. Keuntungan lain yang bisa Anda ambil dari program ini adalah adanya diskon s/d 70% dari total utang yang Anda miliki. 
  • Cicilan Berbunga Rendah dengan Tenor Diperpanjang 
    Jika masih ingin mengalokasikan THR untuk keperluan lain, Anda dapat mengikuti program yang satu ini. Anda bisa mendapatkan tenor s/d 60 bulan atau 5 tahun, dengan suku bunga 1-2% saja. Alokasikan setidaknya untuk beberapa angsuran pertama, agar Anda bisa lebih cepat terbebas dari total utang yang besar. 
  • Gabungan antara Diskon dan Cicilan 
    Jenis keringanan yang satu ini merupakan gabungan dari kedua jenis potongan di atas. Perbedaannya, Anda tidak akan mendapatkan potongan dan cicilan maksimal. Misalnya, pada jenis program potongan diskon 1x bayar Anda bisa mendapatkan diskon s/d 70%, pada program diskon cicil mungkin Anda hanya bisa mendapatkan potongan 30% saja. Sama halnya dengan panjangnya tenor cicilan, jika pada program tersebut Anda bisa mencicil s/d 60 bulan, maka pada program ini mungkin Anda hanya bisa mencicil sebanyak 6x saja. Kembali lagi, semua hal tersebut juga baru bisa didapatkan jika bank telah menimbang kebijakan-kebijakannya. 

Haruskah menabung THR?

Jika memungkinkan memang sebaiknya Anda hanya menggunakan 50% dari THR yang Anda dapatkan, dan tabung sisanya. Gunakanlah 50% dari dana THR yang Anda dapatkan semaksimal mungkin, sesuai dengan prioritas yang telah kami jabarkan pada poin-poin di atas. Mengapa hanya 50% saja? Karena biaya Ramadan yang perlu dipenuhi memang sebaiknya sudah dipenuhi dari beberapa bulan sebelumnya, sehingga tidak terlalu bergantung pada THR saja. 

Salah satu keperluan prioritas yang harus Anda dahulukan adalah melunasi utang. Anda bisa mendapatkan program keringanan tersebut dari perusahaan yang menyediakan program manajemen utang. Perusahaan ini dapat memberikan Anda konsultasi agar lebih cepat terbebas dari utang, agar Anda bisa mendapatkan keringanan terbaik. Selain itu, jika Anda memiliki banyak utang di berbagai bank, perusahaan seperti ini dapat membantu Anda untuk menyusun strategi dan memutuskan utang mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Selain itu, mereka juga dapat memberikan saran agar Anda tetap bisa mengelola uang dengan baik agar tetap bisa meningkatkan penghasilan dan mengurangi pengeluaran, selagi berusaha untuk menyelesaikan sisa utang. Di amalan, semua hal ini disediakan dengan landasan tanggung jawab dan profesionalitas. amalan memastikan agar seluruh kliennya bisa mendapatkan program terbaik dan lebih cepat terbebas dari utang, agar dapat kembali memulai awal baru Anda. 

 

Tentang amalan

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

Terbaru