Pekerjaan Lama dengan Gaji Baru

Finley Susanto

 Masih melanjutkan salah satu dari Tiga Pilar Utama menuju Hidup Bebas Hutang, salah satu jalan keluar untuk terlepas dari jeratan utang adalah dengan meningkatkan pendapatan dengan mendapatkan gaji baru atau pekerjaan baru. Gaji yang lebih tinggi seringkali membantu situasi finansial Anda, karena tidak hanya membuat kondisi finansial menjadi lebih sehat & mendapatkan hidup yang lebih baik, Anda pun juga bisa lebih mudah terbebas dari utang.

Pekerjaan Lama dengan Gaji Baru.jpgMinggu lalu kita telah membahas mengenai hal-hal yang dapat kita lakukan untuk Mendapatkan Pekerjaan yang Lebih Baik agar menambah penghasilan Anda. Minggu ini kita akan membahas mengenai cara lain yang dapat Anda lakukan. Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan meminta kenaikan gaji di perusahaan tempat Anda berkontribusi saat ini. Meminta kenaikan gaji juga bukan perkara mudah, tidak sering karyawan malah merasa kecewa karena permintaannya harus ditolak oleh perusahaan. Hal ini bisa jadi disebabkan karena kurang profesional dalam melakukan 'negosiasi' dengan perusahaan. Maka dari itu, Anda dapat memperhatikan beberapa hal di bawah ini yang bisa Anda gunakan untuk meminta kenaikan gaji dari pekerjaan lama Anda.

Fokuslah pada Kualitas Diri Sendiri

Seringkali seorang karyawan membanding-bandingkan gaji yang diterima dengan yang didapat oleh rekan kerjanya. Hal ini sering menjadi kesalahan yang umum dilakukan. Sekali lagi, hal ini tidak dapat dijadikan alasan, sebab setiap orang memiliki kualitas diri serta kemampuan berbeda untuk dikontribusikan kepada perusahaan. Selain itu, dengan memaksa perusahaan untuk memberi gaji yang sama bisa membuat Anda terlihat tidak dewasa. Fokuslah pada kualitas diri yang seharusnya dapat Anda manfaatkan lebih lagi, daripada harus membandingkan dengan orang lain. Berikan hasil nyata kepada perusahaan sehingga mereka dapat lebih mempertimbangkan kenaikan gaji Anda.  

Menjual bukan Mengemis

Kesalahan umum lainnya adalah dengan memberikan alasan bahwa terlalu banyak pengeluaran sehingga gaji yang diberikan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sekali lagi, pengelolaan keuangan yang dilakukan karyawan bukanlah urusan perusahaan, sehingga hal ini tidak cukup kuat untuk dijadikan alasan. Tidak seharusnya Anda mengemis pada perusahaan untuk memberikan uang tambahan karena penghasilan Anda tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup saat ini. Hal yang dapat Anda lakukan adalah dengan 'menjual' kualitas diri serta rekam jejak yang telah Anda kontribusikan kepada perusahaan.   

Tunjukkan Pencapaian yang Sudah Anda Raih

Cara yang paling praktis adalah dengan menunjukkan target kerja yang telah Anda kerjakan. Hal ini dapat berfungsi sebagai bukti bahwa Anda telah cukup berkontribusi dalam perusahaan. Ketika Anda berniat untuk menunjukkan kualitas dari hasil kerja Anda. Namun Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal agar dapat berhasil melakukan negosiasi dengan atasan Anda:

  • Ketika Anda akan menunjukkan hasil dan kualitas kerja, Anda juga dapat memikirkan hubungan yang telah Anda bangun dengan nasabah/mitra perusahaan. Mengapa? Karena dari sini Anda bisa tahu seberapa besar keuntungan yang telah Anda kontribusikan berkat hubungan baik yang telah Anda jalin dengan pelanggan tersebut.

  • Anda juga perlu ingat bahwa tampilkan hasil kerja Anda sebagai sebuah pencapaian atau sebuah nilai yang telah berhasil Anda kontribusikan kepada perusahaan. JANGAN membuatnya seakan-akan seperti mengancam perusahaan, apalagi jika sampai terkesan untuk membawa pelanggan tersebut bersama Anda.

  • Sebelum Anda memutuskan untuk menampilkan hasil kerja, pastikan Anda sudah tahu benar angka-angka tersebut, misalnya: keuntungan yang berhasil Anda raih, berapa besar pengeluaran perusahaan yang berhasil Anda tekan, berapa karyawan yang Anda kelola. Serta perhatikan juga berapa gaji yang Anda dapatkan saat ini dan berapa gaji yang seharusnya Anda yakin lebih layak dari hasil pekerjaan dan kualitas Anda. Pikirkan semua hal ini dengan siap, jangan baru memikirkannya ketika Anda melakukan negosiasi.

  • Satu hal lagi yang perlu diperhatikan, yakni temukan momen yang tepat ketika ingin mengajukan kenaikan gaji. Pastikan atasan Anda sedang dalam suasana hati yang baik, dan tidak sedang terburu-buru.

  • Jika memungkinkan, tanyakan tentang kemungkinan kenaikan gaji sesaat setelah Anda memberikan kontribusi yang terasa oleh perusahaan. Misalnya saat Anda berhasil membuat kontrak dengan pelanggan, atau setelah berhasil menyelesaikan proyek lebih cepat. Hal seperti ini akan berpengaruh lebih banyak dibanding Anda membahas keberhasilan yang Anda raih tahun lalu.

Berikan Gambaran Kontribusi yang Dapat Anda Berikan untuk Perusahaan

Menampilkan hasil pencapaian kerja saja tidak cukup untuk meminta kenaikan gaji. Anda dapat mendukung hal tersebut dengan mengupayakan usaha berikutnya, yakni dengan menunjukkan rencana ke depan yang dapat Anda kontribusikan untuk perusahaan. Hal ini mungkin bisa dibilang sekedar janji, namun kembali Anda dapat menunjukkan apa yang telah Anda berikan dalam beberapa kurun waktu terakhir sehingga perusahaan mendapatkan dampak positif dari kontribusi yang telah Anda berikan. Cari tahu apa yang dibutuhkan perusahaan saat ini, dan bagaimana usaha dapat Anda lakukan untuk menanggulangi kekurangan tersebut, tentu saja solusi yang Anda berikan harus cukup jelas dan dapat diaplikasikan. Jika Anda dapat meyakinkan perusahaan bahwa mereka membutuhkan kontribusi Anda untuk hal ini, maka bukan mustahil Anda bisa mendapatkan kenaikan gaji.

Beri Tahu Tawaran Gaji yang Lebih Tinggi dari Perusahaan Lain

Salah satu cara lainnya adalah dengan mencari pekerjaan di perusahaan baru. Jika Anda mendapatkan tawaran gaji yang lebih tinggi. Bocorkan hal tersebut ke perusahaan tempat Anda bernaung saat ini. Beri tahu bahwa ada tawaran lain yang lebih tinggi, jika perusahaan Anda sadar betul bahwa Anda adalah aset yang baik untuk perusahaan maka mereka pun tidak akan melepaskan Anda. Umpan baliknya? Tentu saja gaji yang lebih tinggi. Tentu saja cara ini cukup berisiko, sebab tidak menutup kemungkinan bahwa atasan Anda akan tetap menolak & Anda benar-benar harus angkat kaki dari perusahaan yang sekarang. Namun tidak ada salahnya jika Anda mencobanya.

Meminta kenaikan gaji memang bukan suatu proses negosiasi yang mudah, namun Anda memiliki peluang untuk menambah penghasilan agar dapat terlepas dari jeratan utang. Beberapa orang mungkin lebih memilih untuk melakukan cara lain dengan membuka peluang usaha seperti menjual barang bekas, menyewakan kamar di situs online, atau mencari pekerjaan freelance di internet. Namun tidak ada salahnya untuk mencoba meminta kenaikan gaji. Jika Anda tidak mencoba, maka tidak akan pernah tahu, bukan? Semoga Anda berhasil demi mendapatkan situasi finansial yang lebih sehat serta hidup yang lebih baik.

{{cta('9680f127-2e90-4b90-8597-df2b649f7f05','justifycenter')}}

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

Daftar Sekarang