Penting: Alokasikan Gaji THR untuk Hal Ini. Dijamin Tidak Menyesal!

Posted on July 12, 2019

Mendapat THR memang merupakan hal yang menyenangkan dan ditunggu-tunggu oleh semua orang. Namun, pemasukan tambahan ini sebenarnya harus digunakan hati-hati. Mengapa? Sebab gaji THR sebenarnya seperti pisau bermata dua, bisa saja membantu keuangan Anda dengan baik, atau malah menjerumuskan Anda menjadi lebih boros lagi. (Jika belum tahu bagaimana cara perhitungan THR dan apa saja peraturan THR, klik di sini).Sesuai dengan namanya, Anda dapat memanfaatkan THR untuk memenuhi kebutuhan hari raya, termasuk di antaranya zakat, memberi ke orang tua, ongkos mudik, atau sekedar meramaikan acara salam tempel di rumah saat sedang kumpul keluarga.

 

Memberikan ke Orangtua dan Para Pekerja di Rumah

Asian old couple using tabletSebagai anak yang berbakti, tidak ada salahnya untuk menyisihkan THR agar dapat diberikan kepada orang tua. Meskipun nominal bukan menjadi masalah yang penting, setidaknya berikanlah THR kepada orang tua Anda. Tidak ketinggalan, anggarkanlah THR untuk para pekerja yang membantu Anda di rumah. Berikanlah THR yang cukup untuk asisten rumah tangga yang sering membantu Anda.

Biaya Mudik

Salah satu yang bisa dilakukan setelah menerima THR adalah dengan mengalokasikannya untuk biaya mudik. Biaya ini memang sebaiknya sudah dialokasikan dari beberapa bulan sebelumnya, agar harga tiket dan hotel saat mudik jauh lebih murah. Alokasi THR yang bisa Anda lakukan setiakdany untuk memenuhi biaya keperluan saat perjalanan mudik saja, misalnya biaya untuk makan saat perjalanan atau biaya tak terduga selama perjalanan saja.

Zakat

Jadikan momen Ramadan sebagai momen untuk saling berbagi. Salah satu cara menghabiskan THR yang bisa lakukan adalah dengan menyisihkan sebagian dari THR Anda untuk diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Jika bingung ingin menyumbangkan ke mana, Anda bisa memberikan ke orang-orang berkebutuhan yang sering Anda jumpai. Anda bisa membagikan THR misalnya ke tukang sapu di pinggir jalan tempat kantor Anda bekerja, tukang sampah yang bertugas di daerah rumah Anda, dsb.

Salam Tempel

Meskipun bukan sebuah kewajiban, salam tempel sudah menjadi budaya yang cukup menempel. Biasanya THR yang berupa 'salam tempel' diberikan kepada sanak saudara yang berusia masih kecil. Jika Anda tetap masih ingin memberikan THR kepada sanak saudara, maka Anda bisa mengubah budaya ini dari ajang 'bagi-bagi uang' menjadi ajang kompetisi kecil-kecilan. Cara kreatif yang bisa dilakukan misalnya dengan mengadakan lomba menyanyi di antara para keponakan, ajak anggota keluarg (kakek/nenek) untuk menjadi jurinya. Siapa yang memenangkan lomba, barulah berhak mendapatkan THR dari Anda. Jadi selain menggeser definisi, Anda juga bisa sekaligus lebih hemat, bukan? (Baca juga: Memanfaatkan THR untuk Meraih Kemerdekaan Finansial)

Prioritaskan Rejeki Berlebih untuk Lunasi Utang

Bagi saat ini Anda masih memiliki masalah utang yang masih belum sempat terselesaikan sampai sekarang, maka sebaiknya alokasikan seluruh THR untuk melunasi utang. Memang sebaiknya 30% THR lebih baik untuk ditabung, namun untuk kebutuhan yang sifatnya lebih memiliki prioritas seperti ini tentunya harus diberikan perhatian lebih.

Untuk sementara, dorong diri Anda untuk mengenyampingkan kebutuhan yang sifatnya kurang penting. Rasanya berbelanja baju baru untuk kebutuhan hari raya harus dilupakan terlebih dahulu. Jika perlu, kesampingkan keinginan untuk mudik ke kampung halaman di tahun ini. Masalah tunggakan utang memiliki tingkat urgensi yang jauh lebih tinggi apabila dibandingkan dengan kebutuhan hari raya. Lagipula, rasanya perayaan hari raya juga akan kurang menyenangkan jika mengingat masih ada utang yang menumpuk, serta kejaran debt collector yang menanti saat masa liburan sudah selesai.

Akumulasi THR dan Tabungan Bisa Membantu Anda Terbebas drari Utang

Business woman saving money in a piggybank - isolated-2

Ya, jika memang Anda benar-benar ingin meraih awal baru bebas utang pasca Idul Fitri nanti, cobalah untuk mengakumulasikan THR yang didapatkan di tahun ini beserta tabungan yang telah disimpan dalam beberapa waktu terakhir. Dengan begitu, gaji THR yang Anda dapatkan di tahun ini bisa langsung dialokasikan dengan efektif dan efisien, dan membantu mengurangi beban untuk melunasi utang dari dana yang tersedia di rekening tabungan.

Tidak perlu khawatir jika tidak cukup, sebab sisa beban utang kartu kredit atau KTA yang masih tertunggak ini dapat diselesaikan dengan program keringanan spesial Ramadan yang diberikan oleh pihak bank. Pada dasarnya, pihak bank juga sadar akan kemampuan membayar para nasabahnya di bulan Ramadan, yang umumnya cenderung meningkat akibat adanya gaji THR. Tidak tanggung-tanggung, diskon yang diberikan juga cukup besar agar Anda bisa langsung melunasi dengan cepat. Tentunya hal ini juga akan disesuaikan dengan kondisi utang Anda, ya. Dalam kasus tertentu, Anda bisa mendapatkan program keringanan diskon lunas satu kali bayar sampai 70%, lho! Menarik sekali, bukan?

Apa Saja Program Keringanan yang Biasanya Bisa Didapatkan di Bulan Ramadan?

Program-program seperti ini biasanya bisa Anda dapatkan dari perusahaan penyedia manajemen utang, yang memiliki konsultan-konsultan berpengalaman. Belum lagi, jika Anda memiliki beberapa utang tertunggak sekaligus, pihak konsultan dapat membantu Anda dalam menyusun strategi untuk memutuskan jenis utang mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu, sesuai dengan kondisi finansial yang Anda miliki saat ini.  Berikut adalah beberapa jenis program keringanan yang bisa Anda manfaatkan untuk mulai terbebas utang di akhir tahun:

Potongan / Diskon dalam Satu Kali Bayar

Jenis program keringanan yang satu ini memungkinkan nasabah agar total utangnya berkurang menjadi lebih kecil. Sesuai dengan namanya, walaupun nasabah mendapatkan diskon dalam utangnya (umumnya 20-50%), mereka harus langsung membayar dalam satu kali bayar. Dalam beberapa kasus, program keringanan satu ini dapat memberikan pemilik kartu potongan diskon sampai 70% atau bahkan lebih, sesuai dengan kondisi finansial tertentu.

Cicilan yang Diperpanjang dengan Bunga Rendah

Berbeda dengan program diskon dalam satu kali bayar, program satu ini cocok bagi Anda yang secara finansial lebih minim. Singkatnya, nasabah yang memiliki tunggakan kartu kredit atau tunggakan KTA dapat memperpanjang tenor cicilannya agar menjadi lebih ringan, bunga yang didapat pun lebih rendah daripada bunga yang berlaku pada umumnya. Jika bunga normal yang berjalan saat ini berada di kisaran 2,25%, maka ada kemungkinan untuk mendapatkan bunga sebesar 0-2% saja.

Diskon Cicilan

Lain lagi dengan program yang satu ini, jenis program ini merupakan gabungan dari dua jenis program di atas, yakni nasabah mendapatkan potongan lalu sisa pembayarannya dapat dilakukan dengan cicilan. Bank juga akan melihat kondisi yang dialami nasabah terlebih dahulu. Jika nasabah memiliki kondisi pendukung yang membuatnya semakin sulit untuk melunasi utang, maka kemungkinan besar mereka bisa mendapatkan program ini (dengan catatan bank yang bersangkutan memiliki program tersebut).

Jika Anda ingin mencoba memanfaatkan perusahaan manajemen utang agar bisa mendapatkan program manajemen utang, maka Anda bisa mencoba layanan yang diberikan oleh amalan.

Tunggu apa lagi? Yuk sisihkan dana THR Anda dan segera mengikuti program keringanan dan melunasi utang kartu kredit dan KTA dari pihak bank di bulan Ramadan!


Tentang amalan

amalan international merupakan perusahaan manajemen utang berbasis teknologi pertama di Indonesia yang tercatat di OJK. amalan bekerja untuk peminjam dan bekerja sama mencari solusi terbaik dan terjangkau dengan pemberi pinjaman. Program manajemen utang amalan memanfaatkan teknologi dan data yang sah agar klien amalan bisa keluar dari jerat utang dengan lebih cepat, membayar bunga dan penalti yang lebih rendah. Selain program manajemen utang, amalan juga memiliki solusi refinancing yang mengganti utang lama yang memberatkan menjadi utang baru yang lebih ringan. Kantor amalan indonesia didirikan di Jakarta pada tahun 2015 dan telah berhasil membangun tim yang terdiri dari ahli restrukturisasi dan ahli IT dengan pengalaman puluhan tahun. Sejak Juli 2016, amalan indonesia menjadi perusahaan pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi dari International Association of Professional Debt Arbitrators (IAPDA).

Terbaru